1.
Media
Pembelajaran Berbasis ICT
Media
pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, merangsang
pikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong
terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. Salahsatu media
pembelajaran yang akhir-akhir ini sering
kita gunakan adalah Media Pembelajaran
berbasis ICTdengan memenfaatkan
teknologi informasi dalamberinteraksi, antara pengajar (guru) dan peserta didik
(murid) agar proses pembelajaran tidak lagi terbatas hanya pada ruang kelas,
dan waktu pembelajaran. Merekadapat bertemu dalam ruang teknologi informasi
(internet) dengan menggunakan alat/media computer ataupun laptop.
Fungsi utama
(ICT) dalam kegiatan pembelajaran,yaitu : sebagai alat (tools), untuk membantu
pembelajaran misalnya dalam mengolah kata, sebagai ilmu pengetahuan (science),
dan sebagai bahan atau alat bantu dalam pembelajaran (literacy). Dan
pengembangannya biasa menggunakan perangkat hardware seperti computer, LCD, projektor, CD, televise. Dansoftware seperti; penggunaan jaringan
internetyang dapat dilakukan untuk: pencarian data melalui Search Engine (Mesin
Pencarian), yahoo Mail, pembuatan blog pembelajaran, dan lain-lain. Selain itu
juga ada slide presentasi, seperti power point dan program aplikasi dalam
pembelajaran, seperti: program Al-Qur’an Flas dan program Al-Qur’an in Word,
program KV-Soft Flipbook.
a.
Kegunaan media
Kegunaan media secara umum adalah,
untuk: (1) memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis, (2) mengatasi
keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya indra, (3) menimbulkan gairah
belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar, (4)
memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual,
auditori & kinestetiknya (self regulated learning), (5) memberi rangsangan,pengalamandan
menimbulkan persepsi yang sama.
b.
Prinsip Pengembangan Media
Pembelajaran (ASSURE)
Model ASSURE adalah sebuah model
pengembangan media yang dikembangkan oleh Heinich dan kawan-kawan (1982) dalam
mengembangkan perencanaan penggunaan dan pembuatan media yang efektif.
c.
Jenis dan karakteristik media Pembelajaran
Ada beberapa jenis dan karakteristik
media belajar,diantaranya: (1) media grafis, (2) media audio, (3) media
proyeksi diam. Adapun Media Tekhnonologi informasi dan komunikasi yaitu: (1)
situs internet Arab, (2) E-Kutub Arabiyah (e-book), (3) CD Multimedia
Interaktif, dan (4) games online/offline.
d.
Sumber Belajar
Sumber Belajaradalah segala daya yang
bisa dimanfaatkan sebagai media pengajaran untuk kepentingan proses belajar
mengajar, baik secara langsung maupun tidak langsung sebagian atau secara
keseluruhan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Ada dua jenis sumber belajar yang dapat digunakan
dalam proses pembelajaran, yaitu; (1) sumber belajar yang dirancang atau sengaja
dibuat seperti; buku, brosur, ensklopedi, film, video, tipe, slides, film
strips, OHP; dan(2)sumber belajar berupa segala macam yang ada di sekeliling
kita seperti pasar, toko, museum, tokoh masyarakat dan sebagainya.
e.
Pengembangan Media Pembelajaran
Pengembangan media pembelajaranmenggunakan
langkah-langkah:
(1) mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar,serta media yang cocok dan
cara pencapaiannya, (2) merumuskan strategi dan caranya, (3) mengembangkan
naskah atau isi pesan, (4) memilih bentuk, jenis, serta merancang dan menye-lesaikan
media pembelajaran, (5) melakukan uji coba, evaluasi, dan perbaikan, (6)
melakukan evaluasi penggunaan media dalam kegiatan belajar mengajar.
2.
Bahan
Ajar
a.
Pengertian Bahan Ajar
Melihat dari beberapa pendapat ahli, maka
dapat disimpulkan bahwa, Bahan Ajar adalah segala bentuk bahan yang disusun
secara sistematis dandigunakan dalam membantu proses pembelajaran. Bahan ajar bisa berupa bahan tertulis dan tidak tertulis, sertamemungkinkan siswa dapat
menguasai kompetensi melalui materi yang disajikan, dan pada umumnya didesain
untuk keperluan pembelajaran dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan.Berbeda
dengan buku teks, yang merupakan sumber informasi yang disusun dengan struktur
dan urutan berdasar bidang ilmu tertentu, serta tidak berorientasi pada proses
pembelajaran atau pencapaian kompetensi.
b.
Manfaat dan Fungsi Bahan Ajar dalam
Sistem Pembelajaran
Manfaat bahan ajar bagi guru antara
lain;(1) Menghemat waktu mengajar, (2) menempatkan guru sebagai fasilitator,
dan (3)menciptakan suasana pembelajaran lebih efisien & interaktif.Sementara
bagi siswa; (1) dapatbelajar mandiri,
kapan dan dimana saja meskipun tanpa guru. (2) dapat belajar sesuai dengan
kemampuandan urutan materi yang dipilih sendiri-sendiri,serta (3) membiasakan
untuk membaca ilmu pengetahuan. Selanjutnya bahan ajar secara garis besar
berfungsi untuk;(1)Meningkatkan produktivitas pembelajaran. (2) Memberikan kemungkinan pembelajaran yang
sifatnya lebih individual.(3) Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap
pembelajaran; dan (4) Memungkinkan belajar secara seketika.
c.
Jenis-jenis Bahan Ajar
Bahan ajar secara umum dapat dikelompokkan
menjadi empat yaitu; (1) Bahan cetak (printed) antara lain; handout, buku, modul, lembar kerja siswa,
brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, model/maket. (2) Bahan ajar dengar
(audio), seperti kaset, radio, piringan hitam, dan compact disk audio. (1) Bahan
ajar pandang dengar (audio visual)seperti; Video/film, Orang/Nara Sumber, bahan
ajar interaktif (interactive teaching material), multimedia interaktif.
Materi pembelajaran juga termasuk dalam
Bahan ajar, yang secara umum terdiri
dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam
rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Diantara sekian
banyak Jenis bahan ajar, kita hanya akan membahas Lembar Kerja Siswa (LKS), dan
Modul, yaitu sebagaiberikut:
1)Lembar Kegiatan
Siswa (LKS)
Lembar
Kegiatan Siswa (student work sheet)
adalah lembaran-lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan peserta didik,
yang biasanya berupa petunjuk,
langkah-langkah dalam menyelesaikan suatu tugas, dan dapat digunakan untuk semua
mata pelajaran.Tujuannyauntuk memudahkan pemahaman siswa terhadap materi
pelajaran dalammencapai perencanaan, danmengefektifkan pelaksanaanpembelajaran.
Diantara
fungsi dan manfaat LKS bagiguru, yaitu; memiliki bahan ajar yang siap untuk digunakan,
dan menuntun siswa dalam berbagai kegiatan yang perlu diberikan. Sedangkan bagi
siswa, tidak perlu lagi mencatat atau
membuat ikhtisar atau resume pada buku catatannya, sebab dalam tiap LKS
biasanya sudah terdapat ringkasan seluruh materi
pelajaran, serta mendapatkan pengalaman belajar mandiri dan belajar memahami
tugas tertulis yang tertuang dalam LKS.Adapun penulisannya dibuat setelah silabus disusun, dimulai dengan
analisis kurikulum: (1) rumusan kompetensi dasar LKS, (2) menentukan alat
penilaian, (3) menyusun materi, (4) menentukan alat penilaian. Dan Struktur LKS
secara umum, yaitu: (1) judul, mata pelajaran, semester, tempat, (2) petunjuk
belajar, (3) kompetensi yang akan dicapai, (4) indicator, (5) informasi pendukung,
(6) tugas-tugas dan langkah-langkah kerja, dan (7) penilaian.
2) Modul
Modul merupakan alat atau sarana
pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi
yang dirancang secara sistematis dan menarik, untuk mencapai kompetensi yang
diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. Penulisan modul bertujuan:
(1) memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat
verbal, (2) mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera, baik siswa
atau peserta diklat maupun guru/instruktur, (3) dapat digunakan secara tepat
dan bervariasi, (4) memungkinkan siswa atau peserta diklat dapat mengukur atau
mengevaluasi sendiri hasil belajarnya.Sedangkan Langkah-langkah penyusunan
modul dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu; tahap persiapan, tahap penyusunan dan tahap
validasi dan penyempurnaan.Adapun Karateristik Modul, yaitu; (1) Self instructional, mampu belajar mandiri.
(2) Self Contained, seluruh materi tersaji secara utuh dan menyeluruh. (3)
Stand alone, tidak tergantung pada media lain. (4) Adaptif, dapat menyesuaikan
dengan perkembangan zaman. (5) User friendly, akrab dengan pemakainya.
d. Langkah-langkahdalam
pemilihan bahan ajar
Langkah-langkah dalam pemilihan bahan
ajar, yaitu:(1) mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar
kompetensi dan kompetensi dasar, (2) identifikasi jenis-jenis materi
pembelajaran, dan (3) memilih jenis materi yang sesuai dengan standar
kompetensi dan kompetensi dasar.Sedangkan sumber yang dapat kita gunakan untuk
mendapatkan materi antara lain : (1) buku teks, (2) laporan hasil penelitian,
(3) jurnal (penerbitan hasil penelitian dan pemikiran ilmiah), (4) pakar bidang
studi, (5) professional, (6) buku kurikulum, (7) penerbitan berkala, (8) penerbitan
berkala, (9) internet, dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar